Yang Seperti Ini Bukan UFO, Hanya Tipuan Mata

Dalam menyelidiki UFO dituntut sikap ilmiah, karena kebanyakan apa yang dulunya disebut UFO ternyata setelah diteliti lebih lanjut kemudian diketahui sebagai ‘gejala biasa’.

Seringkali orang terkecoh akibat salah lihat. Alam dan juga hasil karya manusia cukup mudah menimbulkan pemandangan-pemandangan memikat dan ‘aneh’ yang secara mudah disebut/dianggap sebagai UFO.

Dibawah ini merupakan beberapa contoh diantaranya, mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan untuk bekal  berburu, agar tidak salah duga… 😀

  1. Awan atau kabut yang menggantung cukup rendah, bila terkena sinar mobil yang berada di balik tanjakan, akan kelihatan bercahaya seperti UFO. Tentu saja ‘cahaya’ tersebut bergerak sesuai gerakan mobil yang menyinarinya.
  2. Kilat yang berbentuk bola memang terjadi, tetapi kalau itu terjadi akan mirip sekali dengan UFO. Dalam hujan angin bola-kilat seperti itu terkadang berjumlah lebih dari satu dengan ukuran sebesar 10 sampai 20 cm. Sewaktu melintas di langit biasanya disertai letupan-letupan, mungkin berlangsung selama satu hingga tiga detik malah bias bertahan selama beberapa menit.
  3. Layang-layang yang bentuknya bermacam-macam, seperti kotak, belah ketupat, segitiga, delta ataupun seperti burung, entah berekor entah tidak, akan mudah sekali menyebabkan tipuan mata. Menurut penyelidikan pada tahun 1979 di Amerika, terbukti bahwa 2 diantara 800 peristiwa munculnya UFO ternyata adalah akibat layang-layang.
  4. Untuk kepentingan militer seringkali peralatan dijatuhkan dengan parasit yang jumlahnya mungkin lebih dari satu. Sewaktu parasit-parasit tersebut turun diantara gugusan awan, akan menimbulkan pemandangan yang menakjubkan, yang juga sering dianggap sebagai penampakan UFO.
  5. Pantulan pada kaca lengkung di mobil, kereta api ataupun pesawatt terbang, kadang-kadang juga kelihatan aneh dan bias dikira macam-macam UFO. Sebagai contoh, sebuah sendok yang ditaruh di dekat sebuah toples kaca bias menimbulkan pantulan yang aneh.
  6. Pancaran panas dari sebuah pesawat terbang dalam udara dingan akan mengembun dan menjadi padat. Hasilnya berupa awan yang memanjang, kalau terkena angin akan terpotong-potong membentuk cerutu dan akan bercahaya tertimpa sinar matahari, sekalipun dipermukaan bumi kegelapan malam telah menguasai.
  7. Pernah terjadi di Texas, tepatnya di atas Lubbock, Amerika, pada tahun 1951 kelihatan sebuah formasi V dari UFO. Selama beberapa tahun melewati penelitian akhirnya diketahui bahwa itu rombongan angsa yang sedang berbondong-bondong meninggalkan daerahnya mencari udara panas. Pancaran lampu-lampu dari kota di bawahnya memantl pada tubuh angsa tersebut yang berwarna putih bersih.
  8. Balon yang membawa perlengkapan ilmiah pada ketinggian 15-20 Km dari permukaan bumi tetap tertimpa sinar matahari, sekalipun matahari sudah terbenam. Bahan aluminium untuk membuat balon tersebut akan kelihatan gemerlapan di langit, sehingga sering diduga UFO.
  9. Udara yang naik ke atas di perbukitan sering membuat gugusan awan membentuk piring-piring yang disebut awan lentikuler. Di langit yang bersih ataupun berawan, peristiwa itu bias saja terjadi, malah terkadang seperti sekelompok UFO/piring terbang.
  10. Komet terdiri dari es, batuan dan debu. Sewaktu mendekati matahari akan menimbulkan ekor yang bersinar terang,  yang panjangnya bias berjuta-juta kilometer. Dari bumi komet biasanya hanya keliahatan kecil sekali, tetapi beberapa diantaranya bias menyerupai pita keputihan yang lebar menggantung di langit.
  11. Bunga api berwarna merah, hijau atau putih digunakan oleh kepala kapal yang sedang mengalami gangguan, oleh tentara sewaktu mengadakan latihan, atau oleh petugas pangkalan udara untuk memberi tanda-tanda kepada pesawat terbang tanpa memakai ekor cahaya yang sangat terang dan dengan perlahan-lahan turun ke bumi. Begitu menyentuh tanah juga cahaya itu pun lenyap.
  12. Sering kode-kode yang dipancarkan sebuah mercusuar dianggap pemandangan yang luar biasa, dan tidak sedikit dianggap sebagai UFO. Sinar tersebut selalu diulang setiap beerapa detik dengan pola yang sama. Biasanya sinar yang dipancarkan cukup rendah di dekat kaki langit dan tidak bergerak.
  13. Garis cahaya melintas di waktu malam biasanya adalah meteor atmosfer bumi. Setiap tahun, bumi masuk dalam sabuk-sabuk meteorid, sehingga beberapa diantaranya masuk ke dalam atmosfir bumi, biasanya pada bulan Agustus atau September (atau kurun waktu dalam bulan-bulan tersebut)
  14. 17% dari munculnya UFO ternyata adalah pesawat terbang yang sedang terbang rendah diatas permukaan tanah. Pada malam hari pesawat terbang selalu memakai lampu merah diujung sayap kiri, lampu hijau di ujung saya kanan dan lampu putih di ekornya. Menjelang pendaratan seluruh lampu-lampu tersebut dihidupkan.
  15. Lapisan awan yang membuat seluruh permukaan langit menjadi kelabu tua sering masih bias ditembus sinar matahari. Tetapi matahari pada keadaan begini menjadi lain dari yang biasa dan kelihatan sangat aneh serupa cahaya yang menyala-nyala, sekalipun itu siang hari.
  16. Tipuan penampakan UFO paling kerap dilakukan oleh Planet Venus, yaitu bersama objek-objek ilmu perbintangan lainnya biasa mencapai 27%. Planet Venus merupakan planet paling terang sinarnya setelah Matahari dan Bulan.

(Dikutip dari dokumen IUH, oleh Ade Lovebooks)

——————————————————————————————————————————-

Bila Anda melihat sesuatu terbang di angkasa, itu belum tentu
UFO. Di bawah ini ada beberapa catatan tentang benda-benda
terbang yang sering dianggap UFO, padahal bukan. Selain itu
bisa juga ada kasus pelapor fiktif atau pemalsuan foto.

  • Meteor atau bintang jatuh, umumnya terlihat di malam
    hari, gerakannya cepat dan lintasannya lurus, tiba-tiba ada
    dan segera menghilang. Warna umumnya kuning ke
    merah-merahan. Tidak bersuara, kecil sekali.
  • Pesawat terbang, ciri-cirinya untuk pesawat terbang
    komersial, umumnya terbang tinggi dan berjalan lebih
    lambat daripada pesawat terbang jet tempur. Bila
    diperhatikan, akan terlihat sayap dan ekornya. Bila malam,
    lampu berkerlap-kerlip, umumnya paling sedikit ada dua/
    tiga lampu. Suara gemuruh pesawat akan terdengar,
    umumnya tidak langsung, karena gelombang suara
    merambat untuk sampai di pendengaran.
  • Komet atau bintang berekor, cirinya tidak bergerak,
    umumnya ada di dekat cakrawala. Umumnya akan terlihat
    dalam beberapa hari.
  • Awan, umumnya berwarna putih dan bisa saja berbentuk
    seperti piring terbang. Bergerak diterpa angin. Bisa tiba-
    tiba berubah bentuk atau hilang apabila cuacanya
    memungkinkan. Fenomena awan berbentuk UFO ini bisa
    terjadi bahkan pernah dilaporkan ada tiga kelompok awan
    UFO yang dikira UFO padahal cuma awan.
  • Bayangan sinar di awan, bisa berbentuk bulatan bergerak-
    gerak di langit. Umumnya keadaan cuaca berawan rendah,
    malam hari dan di daerah perbukitan. Lampu kendaran
    yang sedang menanjak terkena awan atau kabut dan
    kemudian terlihat oleh orang di balik perbukitan sebagai
    lingkaran cahaya yang bergerak-gerak dan kadang hilang,
    kadang muncul. Bisa juga lampu sorot yang kuat dalam
    suatu atraksi pertunjukan menyebabkan hal ini.
  • Mata berkunang-kunang. Mungkin karena jatuh atau mata
    habis terpejam atau sebab lain, Anda melihat lingkaran-
    lingkaran dan mungkin juga semacam kunang-kunang.
    Oleh orang yang tidak menyadari hal ini, bisa terkejut
    karena ia mengira telah melihat UFO.
  • Petir, kadangkala ada yang berbentuk bola petir dan
    seakan-akan seperti sebuah UFO yang terbang.
  • Balon udara, cirinya gerak agak lambat mengikuti angin,
    bentuknya umumnya bulat. Kadang balon cuaca
    menggunakan bahan yang seperti warna metalik sehingga
    bila terkena sinar matahari akan berkilauan.
  • Bayangan lampu di mobil/kereta api. kadang kalau kita
    melihat keluar lewat jendela mobil atau kereta yang ada
    kaca jendelanya, kita bisa melihat gerakan-gerakan lampu.
    Padahal itu cuma pantulan lampu saja yang membuat
    gambaran sebuah benda yang terbang di angkasa.
  • Bintang/planet yang terang. Bintang berbeda dengan
    planet, bintang berkedip sementara planet tidak. Pada saat-
    saat tertentu, saat mengalami konjungsi (pertemuan dua
    planet atau lebih dalam satu titik pandang dari bumi), maka
    sinar bintang atau planet itu tampak terang sekali (tidak
    seperti biasanya).
  • Burung. Pada malam hari, burung-burung yang terbang
    mungkin saja kena lampu kota sehingga sinarnya
    memantul dari badannya. Ini bisa dilihat sebagai
    sekumpulan UFO yang terbang membentuk formasi.
  • Cacat film. Kalau kebetulan Anda memotret dan kebetulan
    kemudian terlihat ada bintik hitam di hasil foto Anda. Bisa
    jadi itu hanyalah karena cacat film. Untuk mengetahui
    apakah itu cacat film atau bukan, harus diperiksa di
    laboratorium.
  • Halo Bulan. Lingkaran di sekitar bulan, terlihat terutama
    bila purnama. Umumnya cuaca disertai dengan berawan
    tipis. Sinar bulan yang kena awan bisa membentuk
    lingkaran di sekitar bulan yang disebut dengan Halo. Halo
    ini bukan UFO dan merupakan gejala alam biasa.
  • Mercon roket/kembang api. Umumnya bergerak naik ke
    atas dan ketika di atas meledak dan mengeluarkan berbagai
    cahaya. Bila jarak cukup dekat, umumnya suara
    ledakannya bisa terdengar.

(Dikutip dari Satu Dekade Perjalanan BETA-UFO)

Iklan

2 thoughts on “Yang Seperti Ini Bukan UFO, Hanya Tipuan Mata”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s