BERBURU BURUNG UNTA 20.000 TAHUN DI LANGIT

Burung unta seperti gambar diatas sudah biasa kita lihat. Tetapi bagaimana dengan burung unta dari langit?

Ya, terdengar aneh memang. Tetapi, saya menemukan tulisan dari buku yang saya beli berupa kumpulan artikel yang bersumber dari majalah Fortean Times tentang burung tersebut. Simak artikelnya…

Selama ribuan tahun, sebuah koloni terpencil suku Indian Bolivia berkumpul setahun sekali untuk menari dan minum-minum selama berhari-hari. Mengapa? Mereka sudah lupa, kata mereka kepada arkeolog George Michanowsky. Namun, para astronom dari progranm luar angkasa Amerika kini berpikir bahwa perayaan itu mungkin berhubungan dengan peristiwa dahsyat jauh di luar angkasa, 10.000 sampai 20.000 tahun yang lalu.

Suku Indian ini, mereka percaya, sedang memperingati kematian tragis sebuah bintang– ledakan superbom Hidrogen yang menggelegar di angkasa, dan selama beberapa bulan tampak seterang bulan. John Brandt, salah satu astronom NASA yang melakukan pekerjaan detektifnya, berkomentar: “Jika ini benar–dan tak ada argumen yang jelas untuk menyangkalnya–itu merupakan ledakan terdekat ke bumi yang pernah teridentifikasi”.

Para astronom mulai berburu ketika mereka menemukan semburan gas raksasa, yang disebut Gum Nebula, mengelilingi salah satu pulsar misterius yang berkilat seperti mercusuar sekian kali per detik. Itu berada di konstelasi Vela, di langit selatan, dan sangat mirip dengan puing-puing yang tersisa ketika riwayat sebuah bintang berakhir dengan dahsyat, sebagiannya meledak ke angkasa, sisanya runtuh menjadi bintang “remuk” kecil dengan kepadatan yang tidak terbayangkan–pulsar.

Bencana ruang angkasa Vela seharusnya lebih dekat, dan lebih spektakuler, daripada empat ledakan sejenis yang tercatat dalam sejarah, menurut para astronom. Namun, tidak ada catatan mengenai hal itu sampai para astronom mengundang para arkeolog dan memasang iklan, meminta masukan apa saja yang bisa dianggap sebagai  catatan primitif tentang ledakan di langit itu. Iklan mereka menggugah ingatan Michanowsky. ia yang pertama kali mencatat ritual Indian yang tidak bisa dijelaskan ini hampir 20 tahun sebelumnya. Dan tampaknya itu berhubungan dengan pahatan purba di bebatuan, yang tak bisa dipahaminya.

Karena di sana ada 4 bulatan kecil yang pas secara kasar dengan bintang salib dilangit–dan sebuah bulatan lebih besar, ditempat dimana bintang Canopus yang terang dapat terlihat. Masih ada bulatan yang lebih besar lagi di dekatnya–dititik dimana sekarang kita tidak bisa melihat bintang sama sekali, namun sangat dekat dengan Gum Nebular yang misterius dan pulsarnya. Mungkinkah ini merupakan rekaman primitif bahwa disana pernah ada bintang yang sangat terang yang meledak di titik itu? Bagaimanapun, bagian langit yang tidak luar biasa ini masih memiliki makna istimewa bagi suku Indian yang menyebutnya Gerbang ke Neraka. Menurut legenda lain, salah satu simbol keramat mereka, Burung Unta Langit, diburu oleh anjing-anjing ganas dan terbunuh di titik ini. Michanowski berharap penanggalan radiokarbon atas batuan dengan pahatan itu dapat menemukan masa yang berada di kisaran beberapa ratus tahun dengan ledakan terdekat sepanjang sejarah ini.

Daily mirror 27 Oktober 1973.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s